Karakteristik Arsen (As) Menurut Pakar Toksikologi

08:04
Arsen (As) disebut juga arsenik (arsenikum) yang dilambangkan dengan symbol As merupakan logam yang sangat toksik dan berpotensi sebagai salah satu logam yang bersifat karsinogen. Menurut Slamet dalam Nur hayati arsen (As) adalah metal yang mudah patah, berwarna keperakan dan sangat toksik, arsen (As) elemental di alam dalam jumlah yang sangat terbatas, terdapat bersama bijih logam seperti emas, timbal, tembaga, timah dan zink.

Hal ini membuat arsen didapatkan menjadi produk sampingan peleburan bijih logam. Terkadang As dibuang sebagai limbah dari pabrik peleburan bijih logam yang menjadi sumber pencemar dan akhirnya mengakibatkan paparan pada manusia di lingkungan kerja pabrik dan masyarakan di sekitar pabrik seperti yang terjadi di perairan teluk buyat Sulut. 

Berdasarkan penelitian Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) yang dikutip Fhazira, teluk Buyat Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara merupakan lokasi pembuangan limbah tailing sejak tahun 1996. Sebanyak 2.000 ton limbah tailing dibuang kedasar perairan Teluk Buyat setiap hari. Oleh karena itu, kosentrasi aesen di teluk di daerah mulut pipa tailing meningkat 5-70 kali lipat dibandingkan hasil studi analisis mengenai dampak lingukangan tahun 1994. Pencemaran arsen di sedimen dasar teluk buyat mencapai 666 mg/kg sehingga dikategorikan tercemar berdasarkan acuan data di kelautan ASEAN yang seharusnya hanya sebesar 50-300 mg/kg, yang melampaui standar baku sediment amerika yakni sebesar 42 mg/kg.


Arsen sering  digunakan sebagai pengganti fosfor dalam berbagai reaksi biokimia karena kesamaannya dengan fosfor. Arsen memiliki tititk didih 614oC dan titik lebur 817 oC. Ketika dipanaskan, arsen akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenic, yang berbau seperti bawang putih. Arsenic dan beberapa senyawa arsenic juga dapat langsung tersublimasi, berubah dari padat menjadi gas tanpa menjadi cairan terlebih dahulu. 

Zat dasar arsenic ditemukan dalam dua bentuk padat yang berwarna kuning dan metalik dengan berat jenis 1,97 dan 5,73 (Nur hayati,2009). Arsen yang menjadi salah satu zat yang menghasilkan paparan terhadap manusia bersumber dari berbagai sumber antara lain sumber alami, sumber industry dan sumber pertanian. Racun arsen yang kebanyakan menghasulkan paparan toksik pada manusia adalah arsen yang bersumber dari berbagai kegiatan industri.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »