LEMBAR KERJA PRAKTIKUM PENGAMATAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN (UJIAN PRAKTIK/PENGAMBILAN NILAI UAS)

10:08
LEMBAR KERJA PRAKTIKUM
PENGAMATAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
(UJIAN PRAKTIK/PENGAMBILAN NILAI UAS)

      A.    LATAR BELAKANG

Sel merupakan unit fungsional terkecil pada makhluk hidup yang bersifat dinamis. Sel memiliki karakteristik khusus seperti mampu menanggapi rangsang (stimuli), mampu memperbanyak diri, dan seterusnya.

Sel hewan dan sel tumbuhan tentu saja memiliki perbedaan ciri khusus pada beberapa bagian selnya saja, sebagai contoh pada sel tumbuhan memiliki dinding sel, sementara pada sel hewan tidak terdapat dinding sel. Keberagaman bentuk sel tersebut tentu saja dipengaruhi oleh faktor genetis dan bahan penyusun sel yang bersangkutan.

Ciri khusus pada sel dapat diamati melalui bentuknya, bahan penyusun, susunan selnya, serta bagian-bagian (komponen penyusun) yang semua saling bersinergi dalam menjaga kelangsungan hidup sel.

Pengamatan dari ciri khusus sel di atas dapat diamati menggunakan alat bantu khusus yakni mikroskop. Sehingga dengan adanya mikroskop beberapa bagian dan bentuk sel akan dapat teramati dengan jelas.


B.     TUJUAN PRAKTIKUM

Adapun tujuan dari praktikum ini yaitu untuk mengetahui berbagai macam bentuk sel hewan dan sel tumbuhan berdasarkan hasil pengamatan.

C.     MANFAAT PRAKTIKUM

Dapat mengetahui keanekaragaman bentuk sel hewan maupun sel tumbuhan, serta mampu menjelaskan bagian-bagian sel berdasarkan hasil pengamatan langsung di bawah alat bantu mikroskop

D.      ALAT DAN BAHAN

1.      Mikroskop cahaya dan mikroskop binokuler
2.      Kaca objek dan kaca penutup
3.      Air aquades
4.      Gelas kimia 100 ml
5.      Pipet tetes
6.      Silet/pengiris tipis
7.     Tissue/Kapas
8.      Daun segar Rhoe discolor
9.     Bawang merah
10.   Preparat awetan sel darah merah, sel darah putih
11.   Preparat awetan otot polos, otot lurik/otot rangka, dan otot jantung
12.   Preparat awetan neuron (sel saraf)
13.   Preparat awetan tulang rawan dan tulang keras (hardbone)
14.   Preparat awetan batang dikotil dan monokotil
15.   Sisik ikan air tawar (Ikan mas)
16.   Sisik ikan air laut (Ikan bandeng, dan lainnya)
17. Preparat awetan ginjal
18. Preparat awetan epididimis atau vasdeferens
19. Preparat ureter
20. Preparat testis mamalia dan vagina

21. Preparat paru-paru, trakhea, colon, dll.

E.      LANGKAH KERJA

1.    Siapkan mikroskop cahaya maupun mikroskop binokuler di depan meja kerja anda. Siapkan kaca penutup dan kaca objek, serta pipet tetes dan air (aquades);
2.    Menyiapkan juga bahan-bahan seperti daun segar Rhoe discolor, bawang merah, serta preparat awetan sel hewan dan preparat sel tumbuhan;
3.    Untuk pengamatan daun segar Rhoe discolor, sisik ikan dan bawang, langkahnya adalah mengambil sayatan tipis pada daun Rhoe discolor dan bawang menggunakan silet/pisau curter, kemudian sayatan diletakkan di atas kaca objek dan tetesi sayatan tipis tersebut dengan 1 tetes air aquades menggunakan pipet tetes, kemudian tutup dengan kaca penutup dan langkah terakhir adalah diamati di bawah mikroskop. Catat hasil pengamatan dan jelaskan bagian-bagian sel yang nampak !
4.    Untuk pengamatan preparat awetan sel hewan maupun sel tumbuhan, silakan ambil preparat awetannya lalu letakan preparat di atas meja mikroskop, jepit preparat dengan penjepit yang ada di sisi kanan dan kiri mikroskop, lalu amati pada mikroskop cahaya dan mikroskop binokuler, catat hasil pengataman (jelaskan juga bagian-bagian sel yang nampak).


F. TABEL HASIL PENGAMATAN

No.
Nama Bahan / Preparat yang diamati
Gambar sel hasil pengamatan di mikroskop cahaya
Gambar sel hasil pengamatan di mikroskop binokuler
Deskripsi
1.
Daun segar Rhoe discolor




2.
Bawang merah




3.
.....



4.
.....



5.
.....



6.
.....



7.
dst




G. POINT-POINT PEMBAHASAN

1.      Tuliskan sejarah sel, karakteristik hidup sel, dan pembagian sel hewan dan sel tumbuhan !
2.      Tuliskan bahan-bahan kimiawi penyusun sel hewan dan sel tumbuhan !
3.      Tuliskan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan !
4.      Berdasarkan hasil pengamatan, mengapa ada perbedaan dari masing-masing bentuk sel, baik itu pada preparat awetan sel hewan maupun sel tumbuhan?
5.      Cantumkan kesimpulan dari hasil percobaan !

Artikel Terkait

Previous
Next Post »