Skip to main content

Mikroorganisme Lengkap Yang Terdapat Pada Kompos Bioaktif

a.      Mikroorganisme dalam kompos bioaktif
Limbah padat organik biasanya mengandung berbagai mikroorganisma yang mampu melakukan proses pengkomposan. Ketika limbah organik dipaparkan di udara dan kandungan airnya sesuai, maka mikroorganisma mulai bekerja. Selain oksigen dari udara dan air, mikroorganisma memerlukan pasokan makan yang mengandung karbon dan unsur hara seperti nitrogen, fosfor dan kalium untuk pertumbuhan dan reproduksi mereka. Kebutuhan makanan tersebut disediakan oleh limbah organik . Mikroorganisma kemudian melepaskan karbondioksida, air dan energi dan berkembang biak.

Sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwlSkxrRcTw4LR-5OWwDwvraUo4ix6C7qONkLqzYqYAATsKk134b5_eIzpqhphTBHCPAfxxL9hsljEEs363hOXloBmebANjtPbzSHpClhbxN5w_Bgq3LmPc01bvX4fhmPV5bzfVISu1MI/s1600/cara+membuat+kompos.jpg
Energi dilepaskan sebagai panas. Akibat dari Energi yang dilepaskan, tumpukan bahan yang dikomposkan akan melewati tahap penghangatan. Pada minggu pertama dan kedua proses pengomposan, energi panas yang dilepaskan oleh bakteri termofilik dapat mengakibatkan suhu tumpukan kompos mencapai 70 derajat celcius. Kemudian sejalan dengan waktu suhu kompos akan menurun karena aktivitas mikroorganisme termofilik mulai menurun dan digantikan oleh mikroorganisme mesotilik. Penurunan suhu pada akhir minggu ke-enam biasanya telah mencapai 40 derajat celcius dan kompos sudah dapat dipanen. Tempat yang digunakan adalah ruangan terbuka yang beratap lantai, proses aerasinya alamiah dan pembuatan tumpukannya dibuat memanjang dengan ukuran yang tertentu. Untuk mengendalikan proses tersebut, setiap waktu tertentu tumpukan dibalik dan disiram dengan air seperlunya.

Limbah peternakan sebagian besar berupa bahan organik. Hal ini menunjukkan bahwa apabila dikelola dengan cara yang benar dan tepat peruntukkannya, limbah peternakan masih memiliki nilai sebagai sumberdaya yang potensial bermanfaat.

Sejak dahulu limbah peternakan sudah digunakan oleh petani sebagai bahan sumber pupuk organik, namun karena pengaruh intensifikasi pertanian, pemanfaatan tersebut semakin berkurang. Selain itu juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi pengolahan limbah peternakan yang masih belum mampu memenuhi tuntutan kebutuhan petani pada masa itu. Pengolahan limbah sebagai pupuk masih dilakukan secara konvensional, yaitu dibiarkan menumpuk dan mengalami proses degradasi secara alami. Teknologi yang tepat dan benar belum dikembangkan.

Teknik pengomposan merupakan salah satu cara pengolahan limbah yang memanfaatkan proses biokonversi atau transformasi mikrobial. Biokonversi itu sendiri adalah proses-proses yang dilakukan oleh mikroorganisme untuk merubah suatu senyawa atau bahan menjadi produk yang mempunyai struktur kimiawi yang berhubungan. Proses biokonversi limbah dengan cara pengomposan menghasilkan pupuk organik yang merupakan hasil degradasi bahan organik.

Salah satu aktivator atau dekomposer yang sering digunakan adalah Stardec atau Starbio. Aktivator Stardec berisi beberapa mikroba yang berperan dalam penguraian atau dekomposisi limbah organik hingga dapat menjadi kompos. Mikroba tersebut lignolitik, selulolitik, proteolitik, lipolitik, aminolitik dan mikroba fiksasi nitrogen non-simbiotik.

Mikroba – mikroba tersebut mempunyai peran – peran tersendiri hingga mampu memperbaiki dan mempercepat proses pengomposan yang kita lakukan. Mikroba tersebut adalah sebagai berikut:
Mikroba lignolitik berperan dalam menguraikan ikatan lignoselulose menjadi selulose dan lignin. Lignin ini kemudian diuraikan lagi oleh enzim lignase menjadi  derivate  lignin yang lebih sederhana sehingga mampu mengikat NH4.

Mikroba selulotik akan mengeluarkan enzim selulose yang dapat menghidrolisis selulosa menjadi selulosa lalu dihidrolisis lagi menjadi D-glukosa dan akhirnya  didokumentasikan sehingga menghasilkan asam laktat, etanol, CO2 dan ammonia.

Bakteri proteolitik adalah bakteri yang memproduksi enzim protease ekstraseluler, yaitu enzim pemecah protein yang diproduksi di dalam sel kemudian dilepaskan keluar dari sel. Semua bakteri mempunyai enzim protease di dalam sel, tetapi tidak semua mempunyai enzim protease ekstraseluler.
Bakteri proteolitik dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok:
  • Bakteri aerobik atau anaerobik fakultatif, tidak membentuk spora, misalnya Pseudomonas dan Proteus.
  • Bakteri aerobik atau anaerobik fakultatif, membentuk spora, misalnya Bacillus.
  • Bakteri anaerobik pembentuk spora, misalnya sebagian spesies Clostridium.

Mikroba proteolitik akan mengeluarkan enzim protease yang dapat merombak protein menjadi polipeptida, lalu menjadi peptida sederhana dan akhirnya menjadi asam amino bebas, CO2 dan air. Mikroba lipolitik akan menghasilkan enzim lipase yang berperan dalam perombakan lemak. Mikroba amilolitik akan menghasilkan enzim amilase yang berperan dalam mengubah karbohidrat menjadi volatile fatty acids dan keto acids yang kemudian akan menjadi asam amino.

Popular posts from this blog

Contoh Surat Undangan Untuk Majelis Taklim, Kajian Islam dan Acara Keagamaan

Ingat:  Beri Kop/Kepala Surat Dari Lembaga Yang Bersangkutan Pada Bagian Ini* Contoh: Nomor     :  0 06 /B/Pan- Pel Begawi 4 /UKM Birohmah /UL/I V /201 2 Lampiran :  - Perihal     :  Undangan Yth. Ibu Pengurus MajelisTaklim .................................................. Di Tempat Assalamu‘alaikumWr.Wb. Puji dan syukurkehadirat Allah swt. atassegalanikmat yang diberikan-Nyakepadakita.  Shalawat dan salamselalutercurahkepada Nabi Muhammad SAW.  Sehubungandengan akan diadakannyakegiatan Ta bligh Akbar bersama Dai Muda ANTV Nizam Zulfikar dalamrangkaianacara Begawi 4 dengantema “ Al-Quran Sumber Inspirasi ” oleh UKM Birohmah Unila yang insya Allah dilaksanakanpada : Hari/ tanggal       : Sabtu/ 5 April 201 2     Waktu                 : 08.00 s.d...

Saatnya Nabung Online di M-Syariah, Dapatkan Banyak Keuntungannya !

Kegiatan menabung memang harus dilatih sejak dini. Karena menabung ini adalah bagian dari cara kita melek dan cerdas secara finansial. Selain itu, akan ada banyak sekali manfaat menabung diantaranya melatih diri untuk paham literasi keuangan, berhemat, menjadi sosok yang tidak boros dan membelanjakan harta benda sesuai kebutuhan. Selain itu, menabung juga adalah cara untuk menyiapkan dana darurat dan dana untuk masa depan yang jauh lebih baik. Membahas soal menabung, saya jadi ingat sewaktu kecil dulu ketika duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Dimana saya sudah diajarkan oleh kedua orang tua saya untuk menabung sebagian uang jajan di dalam celengan bekas susu kaleng. Jadi uang jajan yang dikasih orang tua saya tidak akan saya habiskan semuanya. Sebagian uang disisihkan untuk ditabung. Dan pembiasaan semacam ini penting sekali diterapkan untuk anak-anak. Bahkan saat sudah dewasa seperti sekarang ini, maka menabung adalah sebuah pembiasaan yang positif dan perlu dilakukan setiap harinya....

TABEL: MACAM-MACAM ASAM AMINO DAN KODE GENETIKNYA

TABEL: MACAM-MACAM  ASAM AMINO DAN KODE GENETIKNYA Dibawah ini merupakan nama asam amino beserta triplet kode genetik yang dibawanya. NO. Nama Asam Amino SINGKATAN TRIPLET KODON 1 Alanin ALA GCA, GCG,GCC,GCU 2 Arginin ARG CGA, CGG, CGU, UGU, AGA, AGG 3 Asparagin ASN AAC, AAU 4 Asam Asparat ASP GAC, GAU 5 Sistein SYST UGC, UGU 6 Asam Glutamat GLU GAA, GAG 7 Glutamin GLN CAA, CAG 8 Glisin GLY GGC, GGU, GGA, GGG 9 Histidin HIS CAG, CAU 10 Isoleusin ILE AUC, AUU 11 Leusin LEU CUA, CUG, CUC, ACU, UUA, UUG 12 Lisin LY...