Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Zoology Invertebrata

Kupu-Kupu dan Capung Cantik di Bantaran Sungai Sidoharjo Natar Lampung Selatan

Siapa yang tidak senang untuk berjalan-jalan berburu hewan-hewan nan cantik sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Yap, iseng-iseng mencari kupu-kupu di bantaran sungai, dan alhamdulillah bertemulah dengan seekor kupu-kupu cantik yang siap difoto. Beberapa populasi kupu-kupu yang hidup di bantaran sungai memang cukup banyak. Tak hanya kupu-kupu, hewan-hewan arthropoda yang lain seperti kinjeng (capung) turut berhamburan mengisi di segala penjuru bataran. Kupu-kupu dan capungnya sangat beranekaragam, sayapnya berwarna-warni, terang dan cukup menarik untuk dijadikan tontotan. Oh iya, kupu-kupu ini saya foto di daerah Sidoharjo 1, Negararatu, Natar Lampung Selatan. Sebagai hasil fotonya, saya cantumkan pada bagian dokumentasi di bawah ini. Foto 1: Kupu-Kupu Di bantaran sungai Natar Lampung Selatan . Photografer: Wahid Priyono Foto 2: Capung Warna Kulit Kuning , Photo Original by: Wahid Priyono Foto 3: Kupu-Kupu Gajah (Photografer: Wahid Priyono) Foto 4: ...

Mekanisme Pada Objek Prilaku Hewan

Mekanisme yang terkait dengan objek prilaku meliputi; 1. Fisiologi indera (neurofisiologi) Berhubungan dengan syaraf (indera); penglihatan,pendengaran,penciuman,serta sesuatu hal yang dapat dijelaskan dengan hukum fisika (contoh: pada indera penglihatan) 2. Endokrinologi Berkaitan dengan hormon,salah satu prilakunyaa yaitu reproduksi 3. Fisiologi Otot Berkaitan dengan kegiatan berbau,mencari makan, namun umumnya setiap prilaku berkaitan dengan otot. 4. Sistem koordinasi Berkaitan dengan mekanisme kerja saraf 5. Ekologi Berkaitan dengan taksonomi,ekologi dan kaitannya dengan genetika 6. Directiviness Merupakan suatu proses secara langsung berhubungan dengan tujuan atau maksud tertentu yang mengontrol semua aktivitas. Contoh: Perilaku makan (ingestif) pada beberapa hewan tertentu

Studi Objektif Prilaku Pada Hewan

Sebelum mempelajari studi objektif prilaku terlebih dahulu kita perlu mengetahui karakteristik penting meliputi: 1. Pengetahuan tentang aktivitas otot secara menyeluruh; 2. Pengetahuan faktor penyebab yang menimbulkan suatu reaksi tertentu; 3. Aktivitas suatu spesies hewan mengakibatkan respon pada spesies hewan lain; contoh: Ceta saat berburu menjangan A. Emograms Spesies hewan tertentu memiliki pola prilaku yg khas, misalnya dengan penampakan warna. Contohnya: Deskrominasi warna pada lebah madu. Lebah madu merespon intensitas cahaya yang lebih terang daripada warna. Kesimpulan: Lebah madu butuh warna (Van Hess). B. Delayed Respon (Reaksi Diperlambat) Digunakan sebagai metode untuk menguji memori. Hasil penelitian Carr dan Hunter pada parasitoid Ammophila compestius.  Hasil penelitiannya: 1. Betina  Ammophila compestius menggali lubang lalu membunuh ulat untuk memakan larvanya yang disimpan dalam tubuh ulat tersebut. 2. Betina menggali lubang baru untuk menyimpan...

Manfaat dan Peran Penting Mollusca Bagi Kebutuhan Hidup Manusia

--> Peran Mollusca bagi manusia Mengapa banyak orang yang suka makan cumi-cumi, kerang, bekicot, keong atau sotong ? Alasannya cukup sederhana, disamping rasanya enak , ternyata hewan ini memiliki kandungan protein yang tinggi. Bagaimana, pernahkah anda memakannya ? Hewan ini juga bisa dibudidayakan dan anda pun bisa memelihara hewan ini seperti : bekicot atau keong dapat dipelihara di kolam. Selain sebagai bahan makanan yang bergizi, cangkok hewan ini bisa dimanfaatkan untuk membuat hiasan dinding, perhiasan wanita, atau dibuat kancing. Ada pula yang suka mengumpulkan berbagai macam cangkang Molusca untuk koleksi atau perhiasan. Bahkan ada cangkang Molusca yang digunakan untuk bahan mainan.                                               ...

5 Kelas Besar Molusca: Lamellibranchiata atau pelecypoda atau bivalvia, Cephalopoda, Gastropoda, Amphineura, serta Scaphopoda

Mollusca disebut pula sebagai hewan bertubuh lunak. Mollusca terdiri dari lima kelas, yaitu ; 1.       Lamellibranchiata atau pelecypoda atau bivalvia Hewan berkaki pipih, cangkok berjumlah dua ( sepasang ) ada di bagian anterior dan umbo ( bagian yang membesar/menonjol ) terdapat di bagian posterior ( punggung ). Cangkok tersusun dari zat kapur dan teriri dari tiga lapisan yaitu : -           Periostrakum ( luar ) -           Prismatik ( tengah, tebal ) -           Nakreas ( dalam, disebut pula sebagai lapisan mutiara ) Contoh jenis dari kelas tersebut adalah kerang-kerangan, misalnya:

Ciri-Ciri Spesifik Molusca Ditinjau Dari Aspek Anatomis, Fisiologis, Biologis dan Morfologis Tubuhnya Menurut Britowidjoyo 1986

--> Bertubuh lunak, non metameris, pada dasarnya bersifat bilateral simetris, dan terbungkus dalam rumah berkapur yang berasal dari sekretnya sendiri. Mollusca tersebar luas dalam habitat laut, air tawar, dan darat, tetapi lebih banyak terdapat dalam lautan. Pada umumnya mollusca berselubung sebuah mantel yang merupakan batas ruang mantel itu sendiri. Secara internal, mantel itu bertaut dengan tubuh. Semua mollusca selalu mempunyai massa muscular, disebut kaki yang bentuk dan fungsinya bervariasi menurut kelasnya. Mollusca mempunyai system digesti, respirasi, ekskresi, dan reproduksi yang kompleks. Beberapa jenis molusca mempunyai stadium larva trokofor serupa yang terdapat pada annelid. Sistem  sirkulasi terdiri dari jantung yang beruang-ruang. Sistem pembuluh darah tertutup, menyangkut system kapiler special dalam organ-organ ekskresi dan respirasi. Sistem sirkulasi pada molusca merupakan system yang paling majemuk dari system sirkulasi pada invertebrate lainnya. Pada be...

Ciri-Ciri Umum Molusca dan Klasifikasinya: Kelas Amphineura, Gastropoda, Scaphopoda, Cephalopoda, serta Pelycepoda Menurut Radopoetro 1996

Hewan-hewan yang termasuk phylum Mollusca memiliki tubuh lunak, tidak bersegment, dengan cirri-ciri tubuh bagian anterior ialah kepala, sisi ventral berfungsi sebagai kaki muscular, dan masa viscera terdapat pada sisi dorsal. Keadaan tubuh yang lunak itu meruapakan dasar pemberian nama phylum ini; mollusca dari kata mollis artinya lunak. Termasuk di dalam phylum ini antara lain : tiram, kerang, cumi-cumi, siput air, siput darat dan lain-lain.

Platyhelminthes Hewan Unik dan Khas: Ciri Morfologi, Biologis, dan Anatomis

Platyhelminthes (dalam bahasa yunani, platy = pipih, helminthes = cacing) atau cacing pipih adalah kelompok hewan yang struktur tubuhnya sedah lebih maju dibandingkan porifera dan Coelenterata.Tubuh Platyhelminthes memiliki tiga lapisan sel (triploblastik), yaitu ekstoderm, mesoderm, dan endoderm. Platyhelminthes adalah hewan triploblastik , artinya, sudah mempunyai tiga lapisan tubuh, yaitu ektoderm, mesoderm , dan endoderm . Namun, Platyhelminthes belum mempunyai rongga tubuh ( selom ). Dengan demikian, cacing pipih termasuk hewan triploblastik aselomata . Sesuai dengan namanya, bentuk cacing ini pipih seperti daun atau seperti pita. Struktur tubuh memanjang pipih dorsoventral. Bagian tubuh Platyhelminthes dapat dibagi menjadi bagian anterior (depan/kepala), posterior (belakang/ekor), dorsal (punggung), ventral (perut), dan lateral (samping). Ciri-ciri umum: • Bentuk tubuh pipih • Hidup bersifat parasit • Mempunyai alat penghisap • Saluran pencernaan belum sempurna ...

Klasifikasi Platyhelminthes: Kelas Turbellaria, Kelas Trematoda, dan Kelas Cestoda

A.           Klasifikasi Platyhelminthes Berdasarkan ada tidaknya silia dan perbedaan habitat, filum Platyhelminthes dibagi menjadi 3 kelas yakni 1.       Kelas Turbellaria 2.       Kelas Trematoda 3.       Kelas Cestoda Penjelasan sebagai berikut : 1.       Kelas Turbellaria Anggota-anggota Turbellaria hidup soliter dalam air tawar, air laut, atau di daratan yang lembab, jarang yang hidup sebagai parasit. Epidermis bersilia dan tubuh berbentuk seperti tongkat. Umumnya berwarna coklat kehitaman. Contoh Turbellaria antara lain Planaria ( Dugesia ), Geoplama , Bipalia , Pseudobicero , Prostheceraeus . Planaria merupakan tipe umum untuk mempelajari platyhelmintes yang mempunyai panjang tubuh kira-kira 5-25 mm. Permukaan tubuh bersilia dan mempunyai sepasang bintik mata. Terdapat celah mulut yang dilengkapi denga...

Ciri-Ciri Umum dan Definisi Platyhelminthes

--> Invertebrata merupakan hewan tanpa tulang belakang. Dalam dunia hewan, Invertebrata bukan suatu filum melainkan sebuah kelompok dari filum-filum yang anggotanya terdiri dari hewan-hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Sehingga semua hewan tak bertulang belakang dimasukkan ke dalam Invertebrata. Struktur tubuh Invertebrata berbeda-beda, semakin tinggi tingkatannya, semakin kompleks struktur organ tubuhnya. Struktur tubuh itu meliputi pembagiaan tubuh, organ gerak, lapisan kulit, rongga tubuh, sistem pencernaan, sistem respirasi, sistem sirkulasi darah, sistem saraf, sistem indera, sistem ekskresi, dan sistem reproduksi. Vermes (cacing) adalah hewan bertubuh lunak, tidak bercangkang, tubuhnya simetri bilateral. Cacing ada yang hidup di alam bebas, adapula yang parasit pada organisme lain. Selama perkembangan embrionya, cacing memiliki tiga lapisan kulit sehingga tergolong triploblastik.

Zoology Invertebrata

Mempelajari zoology invertebrata sangatlah unik untuk kita kaji lebih dalam. Berbagai macam hewan yang tergolong invertebrata memiliki karakteristik khusus. Karakteristik khusus inilah yang perlu kiranya kita cari ilmunya sebagai bekal pengetahuan kita terhadap dunia hewan. Beberapa macam hewan yang tergolong invertebrata seperti kelas protozoa, plathyhelmintes, nemathelminthes, arthropoda, echinodermata, dan sebagaunya.  Untuk materi penghantar zoology invertebrata, silahkan Anda pelajari dan materinya Download Disini

Klasifikasi dan Nomenklatur Zoologi Invertebrata

Pengklasifikasian makhluk hidup sangat penting untuk dilakukan guna memudahkan dalam mengidentifikasi beberapa makhluk hidup yang begitu banyak ragamnya, seperti halnya pada hewan invertebrata yang memiliki ciri-ciri setiap hewan hampir sama. Persamaan baik dari segi anatomi maupun morfologi tubuhnya, dapat pula dijadikan dasar dalam pengelompokkan hewan invertebrata. Dengan pengelompokkan ini dapat pula diberikan nama sepesies sesuai dengan ciri-ciri umum yang dimilikinya.  Untuk materi selengkapnya, silahkan Download Disini

Phylum Arthropoda (Zoology Invertebrata)

Arthropoda berasal dari kata arthres = bersendi – sendi dan podes /podia = kaki. Arthropoda adalah hewan – hewan yang memiliki anggota badan yang bersendi – sendi atau berbuku - buku. Arthropoda merupakan filum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, laba-laba,udang, lipan dan hewan sejenisnya. Habitat arthropoda adalah di laut, di air tawar, dan darat. Arthropoda memiliki tubuh beruas-ruas yang terdiri atas kepala (caput), dada (toraks) dan perut (abdomen) .Bentuk tubuhnya simetris bilateral, triploblastik (epiderm, mesoderm, dan endoderm) terlindung oleh rangka luar dari kitin. Alat pencernaan sempurna, pada mulut terdapat rahang lateral yang beradaptasi untuk mengunyah dan mengisap. Anus terdapat di bagian ujung tubuh. Sistem peredaran darah terbuka dengan jantung terletak di daerah dorsal (punggung) rongga tubuh..........(Untuk materi lengkapnya, silahkan download pada link di bawah ini). Untuk mendownload click Disini !

Phylum Annelida (Zoology Invertebrata)

Pada kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dengan aktivitas keseharian yang rutin sekali dikejakan. Aktivitas tersebut ada yang berhubungan dengan alam secara langsung dan ada juga yang tidak langsung. Biasanya kita tidak sadar akan lingkungan yang ada disekitar kita baik itu yang berhubungan dengan tumbuhan hewan ataupun benda mati. Padahal dalam kehidupan sehari-hari ada sebagian kecil makhluk hidup dari lingkungan kita yang sangat penting dan berhubungan langsung dengan manusia bahkan ada yang bisa menguntungkan dan ada juga yang dapat merugikan manusia itu sendiri. Dalam tubuh manusia pun terdapat makluk yang sering kita tidak sadari keberadaannya, adapun yang menyadari tapi manusia menyepelekannya. Contoh makhluk yangsering ada dalam tubuh manusia adalah cacing yang banyak ditemukan didalam usus manusia. Filum Annelida merupakan cacing selomata berbentuk gelang yang memiliki tubuh memanjang, simeffi bilatiral, bersegmen, dan permukaannya dilapisi kutikula. Dinding tubuh d...