Kebakaran hutan yang terjadi di riau beberapa hari yang lalu sempat menimbulkan panik dari sejumlah kalangan. Betapa tidak, efek dari peristiwa ini sangat meresahkan masyarakat di sekitar lokasi. Terlebih, kabut asap pekat sempat menimbulkan gangguan kesehatan. Dari sejumlah kasus yang dilaporkan, banyak anggota masyarakat yang mengalami gangguan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). misal: efisema, pneumonia, sesak nafas/asma, radang bronkhitis dan paru. Dilansir dari situs bbc indonesia, bahwa hingga saat ini (14/3/14), kasus tertinggi dari efek pembakaran hutan berdampak pada penyakit bronkhitis. Dimana penyakit ini dapat menimbulkan kematian, jika suplai oksigen bersih di alam sangat minim. Kita semua telah mengetahui bahwa hingga sejauh ini, kesehatan masyarakat masih terganggu. Kalau sudah begini tanggungjawab siapa? pemerintah pusatkah? presiden? atau masyarakat itu sendiri. Menyoal hal ini, adalah tanggungjawab bersama. Prsesiden Susilo Bambang Yudho...
Belajar Biologi, Pendidikan, Internet