Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Plant Physiology

Fisiologi Tumbuhan - Sifat-Sifat dan Struktur Akar Pada Tumbuhan Tingkat Tinggi

1     RANGKUMAN:       Sumber gambar : noorichsanamrullah.blogdetik.com SIFAT-SIFAT AKAR:       Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop), meninggalkan udara dan cahaya. 2.       Tidak berbuku-buku, jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik maupun bagian-bagian lainya. 3.       Warna tidak hijau, biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan. 4.       Tumbuh terus pada ujungnya, tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah pesat jika dibandingkan dengan bagian permukaan tanah. 5.       Bentuk ujungnya seringkali meruncing, hingga lebih mudah untuk menembus tanah. S     STRUKTUR AKAR: Akar memiliki struktur luar yang meliputi : 1.       Tudung Akar Tudung aka...

Peran dan Fungsi Vakuola Sebagai Bagian Dari System Endomembran (Turgiditas dalam Bentuk Sel,Metabolik,Homoeostatis,Sebagai Penyimpan)

2.3.1         Vakuola Benda khas di sel tumbuhan selain dinding sel dan plastid adalah vakuola. Vakuola dianggap sebagai bagian dari system endomembran. Sumber gambar : biologionline.info Beberapa fungsi dari vakuola adalah sebagai berikut: 1.              Peran Vakuola dalam Turgiditas dalam Bentuk Sel Untuk mempertahankan hidupnya, tumbuhan perlu menyerap cukup air, unsur mineral, karbondioksida dan cahaya matahari. Luas permukaan yang besar sangat memudahkan penyerapan ke empatk tersebut oleh tumbuhan: akar yang bercabang-cabang memasuki sejumlah besar volume tanah, permukaan dedaunan menangkap cahaya matahari dan menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Tumbuhan mempunyai volume cukup besar kareba vakuolanya terisi air dengan jumlah lebih besar dari pada yang dimiliki protoplasma sel lain. Jika sel tumbuhan hanya mengandung protoplasma tampa vakuola di banyak sel hewan, maka...

Cara-Cara Praktis Untuk Ekstraksi Asam Humat

Batubara muda di giling hingga halus. Ekstraksi asam humat menggunakan ekstraksi Watabe dan Kuatsuka (1991) dalam Sarno (2000) sebagai berikut : ekstraksi dilakukan dengan menggunakan 0,1 M NaOH dengan perbandingan 1:5. Lalu 50 gram hasil gilingan dimasukkan ke dalam tabung sentrifius, kemudian ditambahkan 250 ml 0,1M NaOH dan gas N2 dialirkan melalui selang yang terhubung dengan tabung gas yang berisi gas N2. Setelah itu ditutup rapat lalu dikocok serta di diamkan selama 24 jam. Setelah itu tambahkan dengan 1,5 g Na2SO4, lalu di sentrifius pada 5000 rpm selama 15 menit. Larutan beningnya disaring dan dituang ke dalam erlenmeyer, kemudian di asamkan dengan dengan H2SO4 pekat hingga pHnya  mendekati 1. Larutan ini di biarkan selama 24 jam agar terjadi pengendapan. Selanjutnya larutan ini di sentrifius pada 3000 rpm selama5 menit, lalu di pisahkan antara larutan dengan endapan dengan cara larutan bening di tuangkan pada erlenmeyer. Endapan tersebut merupakan asam humat. Lalu endap...

Pengertian dan Arti Penting Unsur Nitrogen Bagi Pertumbuhan Tanaman

Pupuk N merupakan pupuk tunggal yang dimana memiliki kandungan uns ur hara tunggal yaitu Nitrogen. Tanaman menyerap unsur nitrogen terutama dalam bentuk NO3 - .Nitrogen yang tersedia bagi tanaman dapat mempengaruhi pembentukan protein (Nyakpa et al. , 1988).  Senyawa nitrogen digunakan oleh tanaman untuk membentuk asam amino yang akan diubah menjadi protein. Nitrogen juga dibutuhkan untuk membentuk senyawa penting seperti klorofil, asam nukleat, dan enzim. Karena itu, nitrogen dibutuhkan dalam jumlah relatif besar pada setiap tahap pertumbuhan tanaman, khususnya pada tahap pertumbuhan vegetatif, seperti pembentukan tunas, atau perkembangan batang dan daun. Memasuki tahap pertumbuhan generatif, kebutuhan nitrogen mulai berkurang. Sehingga tanpa suplai nitrogen yang cukup, pertumbuhan tanaman yang baik tidak akan terjadi (Novizan, 2002). Menurut Sutejo (2002), unsur nitrogen memiliki peranan bagi tanaman,yaitu : 1. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman 2. Dapat menyehatka...

Proses Pembentukan Bahan Humat/Asam Humat (Proses Humifikasi)

Bahan organik tanah adalah semua jenis senyawa organik yang terkandung di dalam tanah, termasuk serasah, fraksi bahan organik ringan, biomassa mikroorganisme, bahan organik terlarut di dalam air, dan bahan organik yang stabil atau humat (Stevenson,1994). Bahan humat merupakan bagian terbesar dari bahan organik yang terkandung di dalam tanah di berbagai setiap jenis tanah.  Namun menurut Stevenson ( 1982) bahan ini tidak ditemukan pada makhluk hidup. Senyawa humat terdiri atas makromolekul aromatik kompleks asam amino, peptida, termasuk juga ikatan antar kelompok aromatik yang juga terdiri atas fenolik OH bebas, struktur quinon, nitrogen dan oksigen pada cincin aromatik. Kandungan asam humat tanah yaitu C, H, N, O, S dan P serta unsur lain seperti Na, K, Mg, Mn, Fe dan Al ( Ardianto  2009) .   Ardianto ( 2009) menambahkan   kandungan asam humat yaitu 56,2 % C, 35,5 % O, 47 % H, 3,2 % N dan 0,8 % S. A sam humat mengandung 0,6 – 1,1 % S dan 0,2 - 3,7 % P. ( ...

Spesifikasi Peranan Asam Humat Dari Batu Bara Muda Bagi Pertumbuhan Tanaman

Umumnya petani di indonesia menambahkan pupuk Nitrogen untuk meningkatkan produksi suatu tanaman. Akan tetapi permasalahan yang sering di jumpai yaitu ketidakefisienan dalam penggunaan pupuk Nitrogen dan rendahnya penggunaan bahan organik. Kadar bahan organik  dalam tanah akan menurun apabila petani cendrung memberikan pupuk Nitrogen tanpa memberikan bahan organik ke dalam tanah. Hal ini akan menyebabkan tanah menjadi keras, dan tanah menjadi masam, akibatnya tanah tidak responsif dalam penggunaan pupuk.  ( Suwardi,2004) . Salah satu cara dalam meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk N namun kandungan bahan organik dalam tanah tetap terjaga yaitu dengan pemberian asam humat dengan penambahan pupuk N ( Eliza, 2011). Asam humat merupakan bahan aktif yang di ekstrak dari bahan organik, sehingga dapat berfungsi sebagai bahan organik. Dan juga dapat menghambat proses penguapan pupuk menjadi gas amoniak (Suwardi, 2009). Asam humat dapat diperoleh dari berbagai macam jen...

Gerak Pada Tumbuhan----Gerak Nasti, Fotonasti, Niktinasti, dan Selukbeluk Lainnya

Setiap tumbuhan memiliki arah gerakkan sesuai dengan rangsangan yang diberikan dari luar. Rangsangan dari luar adakalanya dapat membuat tumbuhan itu semakin sensitif, sehingga bisa jadi menimbulkan tumbuhan itu menjauh atau mendekat dengan sumber rangsangan. Misalnya, tumbuhan yang diletakkan di bawah sinar matahari yang sejajar, maka pucuk dari apeks batangnya akan tegak lurus sejajar dengan arah pancaran sinar matahari, dan sebagainya. Gerak pada Tumbuhan Gerak Nasti Gerak nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan namun arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Kata nasti berasal dari bahasa Yunani, yaitu nastos yang berarti dipaksa mendekat. Oleh karena itu, arah gerak dari bagian tubuh tumbuhan yang melakukan gerak nasti ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri. Contoh: Menutupnya daun putri malu dan tumbuhan Venus karena sentuhan Menutupnya daun-daun majemuk pada tanaman polong-polongan saat malam hari Membuka da...

Dinding Sel Pada Tumbuhan Unik---Biologi Pintar. Apakah Yang Membuatnya Semakin Memukau???

--> --> Gambar 1. Dinding sel tumbuhan . Sel muda mula-mula membentuk dinding primer tipis, seringkali ada penambahan dinding sekunder yang lebih kuat di dalam dinding primer ketika pertumbuhan terhenti. Lamela tengah yang lengket melekatkan sel-sel yang berdekatan menjadi satu. Dengan demikian, partisi multilapis di antara sel-sel ini terdiri atas dinding penghubung yang masing-masing disekresikan oleh selnya sendiri (Campbell, 2002). --> Dinding sel merupakan salah satu ciri sel tumbuhan yang membedakannya dari sel hewan. Dinding ini melindungi sel tumbuh­an, mempertahankan bentuknya, dan mencegah penghisapan air secara berlebihan. Pada tingkat keseluruhan tumbuhan, dinding yang kuat yang terbuat dari sel khusus mempertahan­kan tumbuhan agar tegak melawan gaya gravitasi . 

Fisiologi Tumbuhan: Sistem Pengangkutan Elektron dan Fosforilasi Oksidatif

Transpot elektron adalah tahap akhir dalam respirasi sel aerobik yang meliputi proses perpindahan elektron dari molekul donor (misal: NADH, substrat organik) menuju aseptor terakhir yakni oksigen. NADH yang terdapat di mitokondria berasal dari tiga proses utama ; daur Krebs, glikolisis, dan di daun oksidasi glisin yang dihasilkan selama fotorespirasi. Bila NADH dioksidasi, akan dihasilkan ATP. Dengan cara yang serupa ubikuinol yang dihasilkan oleh asam suksinat dehidrogenase dalam daur Krebs, juga dioksidasi untuk menghasilkan ATP.

Jaringan Pada Hewan dan Tumbuhan Cantik

 Jaringan Hewan dan Tumbuhan: Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai asal, struktur, dan fungsi yang sama. Ilmu yang mempelajari tentang struktur jaringan disebut Histologi. Sering kali dijumpai adanya sekelompok sel yang secara kesatuan (sama dengan unit) tampak seperti jaringan tetapi sebenarnya bukan jaringan melainkan koloni sel. Misalnya seperti yang terdapat pada Ganggang Spirogyra dan Volvox. Untuk Materi Selengkapnya, Silahkan Anda: DOWNLOAD DISINI "GRATISSSS"

Dormansi

Pada saat dormansi, pertumbuhan dan perkembangan berhenti, dan laju metabolisme rendah, cukup untuk menjaga kehidupan sel. Dengan melakukan dormansi, tumbuhan dapat hidup bertahan bulanan bahkan beberapa tahun, tanpa menghabiskan cadangan makanannya. Dormansi berfungsi bagi tumbuhan agar  mampu bertahan terhadap kondisi yang tidak menguntungkan, seperti kekeringan pada musim panas dan suhu rendah pada musim dingin. Dormansi dapat terjadi pada biji, tunas, spora, organ penyimpan cadangan makanan, seperti umbi, rhizoma, bulbus, dan kormus. Untuk materi selengkapnya, silahkan Download Disini