Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Bioteknologi

Menanam Pohon, Antisipasi Pemanasan Global (Global Warming)

Perubahan suhu, cuaca dan iklim yang ekstrem akhir-akhir ini tidak terlepas dari adanya proses pemanasan global ( global warming ) yang sudah mendunia. Banyak sekali efek buruk lain yang diakibatkan oleh pemanasan global ini seperti banyaknya kehidupan tumbuhan dan hewan-hewan muda yang terus mati dan punah; sinar ulatraviolet (UV) yang mudah menembus bumi akibat lapisan ozon yang semakin menipis dan berlubang banyak sehingga kulit manusia mudah mengalami iritasi dan kanker kulit; banyaknya telur-telur burung yang sukar atau sama sekali tidak menetas; serta menimbulkan efek hujan asam maupun efek rumah kaca yang berasal dari udara akibat senyawa beracun NOx, sulfur oksida, gas-gas karbonmonoksida (CO) dari asap industri dan kendaraan yang tidak terkendali dengan baik sehingga akan mendegradasi lingkungan menjadi tidak ramah. Kejadian-kejadian semacam di atas penting menjadi perhatian bersama, sebab jika melihat jumlah kasus dan efek yang ditimbulkan tentu sangat merugikan manu...

Struktur, Klasifikasi, Serta Manfaat Serat Komersial Yang Diambil Dari Serat Tumbuhan

Istilah serat, sebagaimana dipakai dalam dunia industri, biasanya tidak mempunyai arti yang sama dengan yang diartikan oleh para ahli botani. Misalnya serat Linum, yang diperdagangkan sebenarnya adalah seberkas serat, dan yang berasal dari daun monokotil, seperti misalnya Agave, Musa textilis,dll, biasanya adalah berkas pembuluh dengan seludang di sekeliling serat. Serat-serat yang diperdagangkan dari berbagai tumbuhan meliputi system pembuluh akar, seperti pada Muhlenbergia, atau meliputi keseluruhan tumbuhan. Serat gossypium (kapas) yang diperdagangkan adalah rambut epidermis pada biji. Serat kapuk adalah rambut yang dihasilkan oleh permukaan bagian dalam daun buah Cieba pentandra. Serat yang diperdagangkan dibagi menjadi dua tipe, serat keras dan serat lunak. Serat keras adalah serat yang mamiliki kadar lignin yang tinggi pada dindingnya dan yang bertekstur kaku. Serat lunak dapat mengandung atau tanpa lignin, seratnya serta elastic, dan berasal dari kotiledon. Serat juga ...

EFEK SAMPING SABUN PADA KULIT MANUSIA

Menurut Wasitaatmadja (1997: 100-103) bahwa sabun digunakan untuk membersihkan kotoran pada kulit, baik kotoran yang larut dalam air maupun kotoran yang larut dalam lemak. Namun, penggunaan sabun juga dapat mengakibatkan efek samping bagi tubuh, berupa:     v   Daya Alkalinisasi Kulit Daya Alkalinisasi sabun dianggap sebagai faktor terpenting dari efek samping sabun. Reaksi basa yang terjadi pada sabun konvensional melepaskan ion OH sehingga pH larutan sabun berada di antara 9 hingga 12. Hal ini diduga sebagai penyebab iritasi pada kulit. Alkalinisasi dapat menimbulkan kerusakan kulit bila kontak dengan kulit berlangsung lama, proses pembilasan yang kurang sempurna, serta daya absorpsi kulit terhadap sabun.    v   Daya Pembengkakan dan Pengeringan Kulit Kontak antara kulit dengan air (pH 7) dalam waktu lama akan menyebabkan lapisan tanduk membengkak akibat kenaikan permeabilitas kulit terhadap air. Cairan yang mengandung sabun dengan p...

SUSUNAN SISTEM SARAF PADA HEWAN DAN MANUSIA

Sumber gambar :   www.artikelbiologi.com 2.3   Susunan Sistem Saraf System saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Seluruh aktivitas tubuh kita dikendalikan oleh system saraf pusat tersebut. Otak berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam tubuh. Otak dilindungi oleh tengkorak sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Kedua organ system saraf juga dilindungi oleh selaput otak yang disebut meninges. Meninges terdiri dari tiga lapis, dari dalam keluar, yaitu: 1.       Pia mater merupakan selaput paling dalam dan sangat dekat dengan permukaan otak dan sumsum tulang belakang. Lapisan ini menyelipkan diri ke dalam celah-celah yang ada pada otak dan sumsum tulang belakang. Lapisan ini banyak mengandung pembuluh darah, sehingga berperan dalam menyalurkan oksigen dan zat makanan serta mengeluarkan sisa metabolisme. 2.       Araknoid, berupa selaput jarring yang lembut, terl...

Contoh-Contoh Konkrit Produk Makanan dan Minuman Hasil Teknologi Bioproses

RANGKUMAN: Berikut ini akan dijelaskan beberapa produk bioteknologi yang menggunakan teknologi bioproses dalam industri diantaranya: Sumber gambar [Yogurt]: thesleuthjournal.com 1. Agroindustri Penerapan bioproses di agroindustri antara lain diawali dengan pendayagunaan fermen Tasi mikrobial untuk memproduksi bir, minuman anggur, dan pangan terfermentasi. Perkembangan fermentasi bioproses terjadi sebagai suaru tradisi yang lebih merupakan seni daripada teknologi, sampai beberapa dasawarsa terakhir. Pemahaman yang semakin baik terhadap proses mikrobial mengarah kepada pengendalian kebusukan bahan pangan, peningkatan keadaan dan kemampuan produksi dalam fermentasi serta penerapan dalam produksi komoditas baru seperti protein sel tunggal (PST), penyedap masakan, gula cair, dan koleokimia. Meskipun sulit memperkirakan dengan tepat dampak perkembangan bioproses di agroindustri tetapi secara umum menunjukan keenderungan yang saling terkait. 1. metode tradisional dalam p...

PENGANTAR BIOPROSES DAN REVOLUSI BIOLOGI DALAM BIOTEKNOLOGI

RANGKUMAN: Revolusi biologi yang diawali dengan penemuan struktur sulur ganda (heliks) molekul DNA (asam deoksiribo nukleat) oleh Watson dan Crick (1953) melejit pesat di pertengahan tahun 1970-an dengan berkembangnya rekayasa genetika. Perkembangan ini menjadikan bioteknologi sebagai bidang antardisiplin yang memberi harapan  untuk memecahakan problem yang dihadapi manusia. Padahal penerapan proses-proses bioteknologis sebenarnya telah berabad-abad lamanya dikenal dan dibudidayakan oleh umat manusia. Di penghujung abad ke-20 bioteknologi telah menjadi salah satu penopang kegiatan industri terutama di Negara-negara maju. Sebaliknya upaya pengembangan dan npenerpannya di negara-negara berkembang masih banyak menghadapi masalah dan dilemma. Hal ini karena bioteknologis memerlukan padat modal untuk penelitian dan penerapannya. Selain itu, juga memerlukan dukungan sumberdaya manusia berupa pakar dan insinyur yang berkelayakan tinggi. Pengetahuan manusia tentang bioteknolo...

Sitem Saraf Otonom: Perbedaan Mencolok Sistem Saraf Parasimpatik dan Saraf Simpatik

Sumber gambar:   anfis-mariapoppy.blogspot.com   Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selal...

Tujuan Sempurna - Pendidikan Gizi Keluarga

Sumber gambar : infobocor.blogspot.com Tujuan Pendidikan Gizi Keluarga -  Hampir semua orang makan setiap kali di rumah mereka masing-masing, dengan demikian maka perbaikan gizi keluarga adalah pintu gerbang perbaikan gizi masyarakat, dan pendidikan gizi keluarga merupakan kunci pembuka pintu gerbang itu. Di dalam keluarga biasanya ibu-ibu berperan mengatur makanan keluarga, oleh karena itu ibu-ibu adalah sasaran utama pendidikan gizi keluarga. Pendidikan gizi keluarga dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, misalnya dengan memberi teladan, dapat pula dilakukan dengan cara yang lebih khusus misalnya kursus-kursus, dan lain sebagainya. Pengajaran dapat ditujukan kepada perorangan, dapat pula kepada kelompok. Kalau ibu-ibu rumah tangga merupakan sasaran utama pendidikan, lalu siapa pengajarnya? Setiap orang yang mengetahui cara mengatas rintangan jalur pangan dapat menjadi pengajar, bahkan harus menjadi pengajar. Sebab, mengatasi bahaya gizi kurang adalah kewajiban s...

Peran Penting, Ciri-Ciri, Komposisi serta Proses Pembelahan yang Terjadi Pada Nukleus (Inti Sel)

2.3.1              Nukleus Nukleus merupakan pusat kendali pada sel eukariot. Nukleus mengendalikan seluruh fungsi sel dengan cara menentukan macam enzim (melalui mRNA) yang dibuat di dalam sel; dan ini menentukan  berbagai reaksi kimia dan tentunya menetukan juga srtuktur dan fungsi sel. Kendali itu terletak pada struktur yang sama, yakni informasi genetik atau faktor keturunan, dan terkandung dalam serat panjang DNA yang bergabung dengan protein membentuk bahan yang disebut kromatin. Bahan ini membuat salinanya melalui proses kimia dalam interfase. Serat kromatin di sel tumbuhan memiliki panjang total 1- 10 meter yang harus berada di dalam nukleus yang hanya berdiameter 10 µm artinya hanya seperjuta panjang kromatin. Sumber gambar ; analisisduniakesehatan.blogspot.com Selama pembelahan nukleus, serat kromosom memadat dengan cara menggulung ke arah panjangnya sehingga membentuk benda bewarna gelap yang diseb...

Peran dan Fungsi Vakuola Sebagai Bagian Dari System Endomembran (Turgiditas dalam Bentuk Sel,Metabolik,Homoeostatis,Sebagai Penyimpan)

2.3.1         Vakuola Benda khas di sel tumbuhan selain dinding sel dan plastid adalah vakuola. Vakuola dianggap sebagai bagian dari system endomembran. Sumber gambar : biologionline.info Beberapa fungsi dari vakuola adalah sebagai berikut: 1.              Peran Vakuola dalam Turgiditas dalam Bentuk Sel Untuk mempertahankan hidupnya, tumbuhan perlu menyerap cukup air, unsur mineral, karbondioksida dan cahaya matahari. Luas permukaan yang besar sangat memudahkan penyerapan ke empatk tersebut oleh tumbuhan: akar yang bercabang-cabang memasuki sejumlah besar volume tanah, permukaan dedaunan menangkap cahaya matahari dan menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Tumbuhan mempunyai volume cukup besar kareba vakuolanya terisi air dengan jumlah lebih besar dari pada yang dimiliki protoplasma sel lain. Jika sel tumbuhan hanya mengandung protoplasma tampa vakuola di banyak sel hewan, maka...

Laporan Praktikum Mikrobiologi - Morfologi Khamir dan Jamur Benang

MORFOLOGI KHAMIR DAN JAMUR BENANG http://guruilmuan.blogspot.com/2015/06/panduan-praktis-berternak-burung-puyuh.html Tujuan Praktikum : Untuk mengamati morfologi khamir dan jamur benang Pembahasan Khamir merupakan fungi yang termasuk dalam kelas Ascomycetes, terdiri dari kurang lebih 39 genera dan 350 jenis.Banyak genus khamir mempunyai arti penting baik yang menguntungkan antara lain untuk industri fermentasi seperti produksi alcohol oleh Saccaromyces cerevisiae, Candida wickerham, Kluyveromyces marxianus, produksi protein sel tunggal misalnya oleh Torulopsis utilis, Candida milleri , industri farmasi oleh Candida flareri, Rhodotolura sp , maupun yang merugikan yaitu sebagai penyebab penyakit seperti Candida albicans . Khamir hidup tersebar di alam, terutama pada bahan yang mengandung gula, tanah, kebun buah-buahan, dalam getah pohon, kantung madu bunga (nectar), pada tubuh serangga, dan pada tubuh manusia sebagai flora normal. Bentuk sel khamir bervariasi berga...