Skip to main content

Posts

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL STAD TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 NATAR LAMPUNG SELATAN

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL STAD TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Wahid Priyono, Pramudiyanti Pramudiyanti, Rini Rita T. Marpaung Abstract This research aims to know the effect of STAD model towards learning achievement and student’s cooperative activity. The design of this research was pretest-posttest with non-equivalent. The subject of this research were students in the class VIII B  and VIII D , choosen by using purposive sampling. This research used quantitatif and qualitatif data. The quantitative data was obtained from cognitive achievement and analyzed statistic by U-test. The qualitative data was the description of student’s cooperative activities. The result showed that STAD model improves student’s achievement in experiment class by average gained about 0.58. The average gain of achievement in cognitive indicator C1 (0.81) and C2 (0.44). The activity of student’s cooperative in all observed aspects had moderate level that was 67.18 %. Therefore, the...

Komposisi Bahan di Dalam Sabun Padat Maupun Sabun Cair

KOMPOSISI SABUN Achmad (2009) mengemukakan bahwa sabun adalah senyawa garam dari asam lemak tinggi, seperti natrium stearat, C 17 H 35 COO - Na + . Aksi pencucian dari sabun banyak dihasilkan dari kekuatan pengemulsian dan kemampuan menurunkan tegangan permukaan dari air. Selajan dengan hal tersebut, Wasitaatmadja (1997: 98-100) berpendapat bahwa sabun konvensional yang dibuat dari lemak dan minyak alami dengan garam alkali serta sabun deterjen saat ini yanng dibuat dari bahan sintetik, biasanya mengandung surfaktan, pelumas, antioksidan, deodoran, pewarna, parfum, pengontrol pH, dan bahan tambahan khusus. §  A.     Surfaktan Surfaktan adalah bahan terpenting dari sabun. Lemak dan minyak yang dipakai dalam sabun berasal dari minyak kelapa (asam lemak C12), minyak zaitun (asam lemak C16-C18), atau lemak babi. Penggunaan bahan yang berbeda akan menghasilkan sabun yang berbeda secara fisik dan kimia. Ada sabun yang cepat berbusa namu airnya terasa kasar, namun a...

EFEK SAMPING SABUN PADA KULIT MANUSIA

Menurut Wasitaatmadja (1997: 100-103) bahwa sabun digunakan untuk membersihkan kotoran pada kulit, baik kotoran yang larut dalam air maupun kotoran yang larut dalam lemak. Namun, penggunaan sabun juga dapat mengakibatkan efek samping bagi tubuh, berupa:     v   Daya Alkalinisasi Kulit Daya Alkalinisasi sabun dianggap sebagai faktor terpenting dari efek samping sabun. Reaksi basa yang terjadi pada sabun konvensional melepaskan ion OH sehingga pH larutan sabun berada di antara 9 hingga 12. Hal ini diduga sebagai penyebab iritasi pada kulit. Alkalinisasi dapat menimbulkan kerusakan kulit bila kontak dengan kulit berlangsung lama, proses pembilasan yang kurang sempurna, serta daya absorpsi kulit terhadap sabun.    v   Daya Pembengkakan dan Pengeringan Kulit Kontak antara kulit dengan air (pH 7) dalam waktu lama akan menyebabkan lapisan tanduk membengkak akibat kenaikan permeabilitas kulit terhadap air. Cairan yang mengandung sabun dengan p...

KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA MENGGUNAKAN METODE DISKUSI DENGAN MEDIA GAMBAR

                                                                         ABSTRAK Autho r:  Suliana  Dosen Pembimbing : Pramudiyanti , Berti Yolida This research aims to determine cooperation quality using group discussion methode. The research design was simple descriptive. The subjects were students of VIII B and VIII E SMP Negeri 2 Jati Agung Lampung Selatan. The datas class randomly selected by  cluster random sampling  technique. The research data was qualitative data obtained from students cooperation quality. Data analyzed using simple statistic which was descriptive persentage. The results showed that cooperation quality of VIII B class increased with average 62.50% of good criteria, 15.28% of very good criteria, and 11.12% of not good criteria. The of class VIII E with a...

Pengertian, Kebaikan dan Kelemahan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD

A. Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) STAD dikembangkan oleh Robert Slavin, dimana STAD merupakan  pendekatan kooperatif yang sederhana. Kinerja guru yang mengunakan  STAD mengacu pada belajar kelompok, menyajikan informasi akademik baru pada siswa dengan menggunakan prosentase verbal atau tes.  Pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe STAD dilaksanakan dalam  beberapa tahap: persiapan, presentsi pelajaran, evaluasi, penghargaan  kelompok, menghitung ulang skor awal dan mengubah kelompok.  Penjelasan dari langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe STAD  adalah sebagai berikut: a. Persiapan 1. Materi Materi pelajaran dipersiapkan untuk pembelajaran secara  kelompok yang disajikan dengan lembar kerja siswa (LKS) dan  17  lembar jawaban yang akan dipelajari oleh siswa dalam kelompok kecil. 2. Menetapkan siswa dalam kelompok Siswa-siswa dalam kelas di kelompokkan menjadi beberapa...

Strategi Serta Prosedur Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu (Integrated Learning)

A. Strategi Pembelajaran Terpadu Pembelajaran terpadu dapat dilaksanakan dengan dua cara yaitu memadukan siswa dan memadukan materi-materidari matapelajaran-matapelajaran. 1. Integrasi melalui pemaduan siswa Cara ini memadukan beberapa kelas menjadi satu kelas, sehingga 1 pembelajaran kelas diikuti oleh lebih dari satu tungkat usia siswa. Misalnya kelas 1 dan kelas 2 SD diajar matematika bersama-sama. Cara ini tentunya memerlukan keahlian guru untuk memberikan tugas yang bertingkat sehingga siswa belajar dari yang mudah menuju tingkat yang lebih sulit. Siswa kelas 1 dapat belajar dari siswa yang lebih tua dan lebih pengetahuannya, sedangkan siswa yang lebih tua (kelas 2) dapat mengajarkan pengetahuannya kepada siswa yang lebih muda. 2. Integrasi materi/matapelajaran Cara ini memadukan materi dari beberapa mata pelajaran dalam satu kesatuan kegiatan pembelajaran. Dalam 1 kegiatam pembelajaran siswa belajar berbagai matapelajaran misal matematika, Bahasa, I...

Model-Model Pembelajaran Terpadu: Connected Model, Webbed Modle, Intergrated Modle

Model-Model Pembelajaran Terpadu 1. Model hubungan/model terkait (Connected Model) Model pembalajaran ini menyajikan hubungn yang eksplisit di dalam suatu mata pelajaran yaitu menghubungkan satu topik dengan topik yang lain, satu konsep ke konsep yang lain, satu keterampilan dengan keterampilan yang lain, satu tugas ke tugas yang berikutnya.  Pada pembelajaran model ini kunci  utamanya adalah adanya satu usaha sadar untuk menghubungkan bidang kajian dalam  satu disiplin ilmu.  Keunggulan dari model pembelajaran  ini adalah siswa memperoleh gambaran secara menyeluruh tentang suatu konsep  sehingga transfer pengetahuan akan sangat mudah karena konsep-konsep pokok  dikembangkan terus-menerus. Contoh: Guru menghubungkan/menggabungkan konsep matematika tentang uang dengan konsep jual beli, untung rugi, simpan pinjam, dan bunga. 2. Model Jaring Laba-Laba/ Model Terjala (Webbed Modle) Model pembelajaran ini pada da...